Saturday, November 26, 2011

BAB 7 MANAJEMEN PRODUKSI


1.    PERKEMBANGAN MANAJEMEN PRODUKSI

Perkembangan manajemen produksi terjadi berkat dorongan beberapa faktor yang
menunjang yaitu :
a. Adanya pembagian kerja dan spesialisasi
b. Revolusi industri
c. Perkembangan alat dan teknologi (termasuk komputer)
d. Perkembangan ilmu dan metode kerja

2.    PENGERTIAN MANAJEMEN PRODUKSI

Pengertian manajemen produksi mencakup 3 unsur penting yaitu :
a. Adanya orang yang lebih dari satu
b. Adanya tujuan yang ingin dicapai
c. Orang yang bertanggungjawab terhadap pencapaian tujuan tersebut

3.    PENGERTIAN PRODUKSI

Yaitu suatu kegiatan atau proses yang mentransformasikan masukan (input) menjadi
keluaran atau output.
Dalam arti sempit produksi adalah kjegiatan yang menghasilkan barang baik barang
setengah jadi, barang jadi, barang industri, suku cadang, komponen penunjang.

4.    PROSES PRODUKSI

Proses produksi dapat ditinjau dari 2 segi :
A.      Berdasarkan kelangsungan hidup terbagi kedalam 2 bagian :
-          Proses produksi terus menerus (Continuous production)
-          Proses produksi yang terputus-putus (Intermiten Production)
B.      Berdasarkan teknik terbagi kedalam 4 bagian :
-          Proses ekstraktif
-          Proses analitis
-          Proses pengubahan
-          Proses sintesis

5.    PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN PRODUKSI

Ada 4 macam pengambilan keputusan yaitu :
a.       Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
b.       Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung risiko
c.       Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
d.       Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan yang lain

6.    RUANG LINGKUP MANAJEMEN PRODUKSI

Manajemen produksi mencakup perancangan atau penyiapan manajemen produksi
serta pengoperasiaannya, yang meliputi :
o   Seleksi dan design hasil produksi (produk)
o   Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
o   Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
o   Perancangan tata letak (Lay out) dan arus kerja atau proses
o   Perancangan tugas
o   Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas

7.    FUNGSI SERTA SISTEM PRODUKSI DAN OPERASI

1)     Fungsi produksi dan operasi berkaitan dengan pertanggungjawaban dalam pegolahan dan pengubahan masukan (input) menjadi keluaran atau output berupa barang atau jasa yang memberikan pendapatan bagi perusahaan. Empat (4) fungsi penting produksi : proses pengolahan, jasa-jasa penunjang, perencanaan dan pengendalian atau pengawasan.
2)     Sistem Produksi dan Operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu, menyatu, dan menyeluruh dalam pentrasnformasian masukan menjadi keluaran.

8.   LOKASI DAN LAY OUT PABRIK

A.     PENENTUAN LOKASI PERUSAHAAN
Adalah kegiatan perusahaan untuk menentukan lokasi perusahaan dimana kegiatan kerja atau proses produksi akan dilakukan.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penentuan lokasi perusahaan, yaitu :
a.       Letak sumber bahan mentah
b.       Tenaga kerja
c.       Pasar

B.      PENENTUAN LAT OUT PABRIK
Adalah perencanaan secara optimum tentang pengaturan dan penempatan mesin-mesin, peralatan pabrik, tempat kerja, tempat penyimpanan dan kegiatan-kegiatan lain dalam proses produksi bersama-sama dengan perencanaan dan penentuan jenis dan bentuk bangunan gedung pabrik.
Faktor-faktor agar lay out pabrik efisien, yaitu :
1.       Jarak angkut yang minimum
Meliputi jarak angkut dari bahan mentah, bahan setengah jadi dan barang jadi yang dipindahkan dari tempat terakhir proses prduksi ke tempat penyimpanan (pergudangan) dan dari tempat penyimpanan sampai ke pasar. Jarak dari bahan mentah sampai tiba di pasar harus benar-benar seminimum mungkin.
2.       Fleksibilitas ruangan dan lay out
Berhubung dengan perubahan teknologi yang terjadi dengan adanya perubahan teknologi yang tidak terlalu drastis seharusnya letak ruangan dan layoutnya dapat diatur kembali sehingga permintaan pasar yang berubah sedikit dapat diatasi.
3.       Kemungkinan perluasan di waktu yang akan datang
Untuk menjaga kemungkinan terjadinya ekspansi perusahaan yang secara sekaligus perlu memperluas usaha pabrik tanpa terkecuali peruluasan layout fasilitas perusahaan.
4.       Pemaksimuman ruangan dan layout
Pembangunan yang telah dilaksanakan berdasarkan perencanaan bangunan maupun layoutnya harus benar-benar mencerminkan penggunaan ruangan yang maksimal sehingga tidak terdapat mesin-mesin yang menganggur maupun ruangan yang sudah terpakai.
5.       Keselamatan barang yang diangkut bahan mentah, bahan penolong dan barang jadi

No comments:

Post a Comment